Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

PAPER 3 KELOMPOK 9 ( AGAMA DAN MASYARAKAT )

Kaitan agama dengan masyarakat banyak dibuktikan oleh pengetahuan agama yang meliputi penulisan sejarah dan figur nabi dalam mengubah kehidupan sosial, argumentasi rasional tentang arti dan hakikat kehidupan, tentang Tuhan dan kesadaran akan maut menimbulkan relegi, dan sila Ketuhanan Yang Maha Esa sampai pada pengalaman agamanya para tasauf. Itu membuktikan bahwa agama merupakan tempat mencari makna hidup yang final dan ultimate. Kemudian, pada urutannya agama yang diyakininya merupakan sumber motivasi tindakan individu dalam hubungan sosialnya, dan kembali kepada konsep hubungan agama dengan masyarakat, di mana pengalaman keagamaan akan terefleksikan pada tindakan sosial, dan individu dengan masyarakat seharusnyalah tidak bersifat antagonis.

PAPER 3 KELOMPOK 8 ( ILMU PENGETAHUAN , TEKNOLOGI, DAN KEMISKINAN )

Ilmu Pengetahuan adalah suatu proses pemikiran dan analisis yang rasional, sistimatik, logik dan konsisten. Hasilnya dari ilmu pengetahuan dapat dibuktikan dengan percobaan yang transparan dan objektif. Teknologi adalah pemanfaatan ilmu untuk memecahkan suatu masalah dengan cara mengerahkan semua alat yang sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan dan skala nilai yang ada. Kemiskinan ialah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makana, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. Ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki kaitan yang jelas, yaitu teknologi merupakan penerapan dari ilmu pengetahuan. Selain itu, teknologi juga mengandung ilmu pengetahuan didalamnya. Sedangkan, perubahan teknologi yang cepat dapat menyebabkan kemiskinan, karena dapat menyebabkan perubahan sosial yang fundamental.

PAPER 3 KELOMPOK 7 (PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI SOSIAL)

Dalam kehidupan bermasyarakat pasti akan menemukan pertentangan-pertentangan, diantaranya adalah perbedaan kepentingan, prasangka dan diskriminasi, etnosentrisme dan stereotype ethnosentrisme, stereotype, dan konflik dalam kelompok. Adapun cara pemecahan konflik atau pertentangan yaiutu dengan cara elimination, majority rule, minority consent, compromise, dan integration. Integrasi sosial adalah adanya kerjasama dari seluruh anggota masyarakat, mulai dari individu, keluarga, lembaga, dan masyarakat secara keseluruhan sehingga terwujudnya solidaritas sosial, rasa kebersamaan antar hubungan masyarakat secara harmonis dalam kerjasama kelompok yang mempunyai sifat, sikap, dan watak yang berbeda. Sedaqngkan, Integrasi Nasional adalah suatu proses penyatuan atau pembauran berbagai aspek sosial budaya dalam kesatuan wilayah dan pembentukan identitas nasional atau bangsa yamg dapat menjamin terwujudnya keselarasan, keserasian, dan keseimbangan dalam mencapai tujuan bersama sebagai suatu...