Langsung ke konten utama

ANALISIS E-GOVERNMENT DKI JAKARTA, JAKARTA PUSAT dan JAKARTA SELATAN

Unit Analisis E-Government dan Kategorisasi atau Perbandingkan web provinsi dengan 2 kabupaten atau 2 kotamadya atau 1 kotamadya & 1 kabupaten
NO
Unit Analisis

Kategori Analisis
Provinsi
(DKI Jakarta)
 Kab1
(Jakarta Selatan)
Kab 2
(Jakarta Pusat)
1.       1
Selayang Pandang

Sejarah,
×
Motto
×
×
Lambang
Arti Lambang
×
×
Lokasi dalam bentuk Peta
×
Visi dan Misi
2.       2
Pemerintahan Daerah

Eksekutif
×
Legislative
×
nama, alamat, telepon, e-mail dari pejabat daerah

×

biodata dari Pimpinan Daerah
×
×
3.       3
Geografi


Topografi
×
×
Demografi
×
cuaca dan iklim
×
×
sosial dan ekonomi
budaya dari daerah bersangkutan
×
Ada informasi berupa numeris / statistik dan harus mencantumkan nama instansi dari sumber datanya.

×

×

4.       4
Peta Wilayah dan Sumberdaya

peta wilayah
×
bentuk peta
sumberdaya
×
×
5.       5
Peraturan/Kebijakan Daerah


Peraturan Daerah (Perda) yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah bersangkutan.






×
6
6
Buku Tamu
Buku Tamu

Forum

×

×

Analisis dari ketiga web pada DKI Jakarta pada Unit Analisis Selayang Pandang web DKI Jakarta memiliki semua kategori yang ada. Di bagian Kategori Analisis Sejarah dimiliki oleh web DKI Jakarta dan web Jakarta Pusat sedangkan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Motto hanya dimiliki oleh  web DKI Jakarta sedangkan web Jakarta Selatan dan web Jakarta Pusat tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Lambang dimiliki oleh ke tiga web di atas. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Arti Lambang hanya dimiliki oleh  web DKI Jakarta sedangkan web Jakarta Selatan dan web Jakarta Pusat tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Lokasi dalam bentuk Peta dimiliki oleh  web DKI Jakarta dan web Jakarta Pusat sedangkan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Pada Unit Analisis Pemerintahan Daerah web DKI Jakarta memiliki semua kategori yang ada. Di bagian Kategori Analisis Eksekutif dimiliki oleh web DKI Jakarta dan web Jakarta Pusat sedangkan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Legislative dimiliki oleh  web DKI Jakarta dan web Jakarta Pusat sedangkan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis nama, alamat, telepon, e-mail dari pejabat daerah dimiliki oleh  web DKI Jakarta dan web Jakarta Pusat sedangkan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis biodata dari Pimpinan Daerah hanya dimiliki oleh  web DKI Jakarta sedangkan web Jakarta Selatan dan web Jakarta Pusat tidak memilikinya.
Pada Unit Analisis  Geografi web Jakarta Pusat menjadi web yang terbaik dikarenakan web Jakarta Pusat memiliki 5 kategori dari 6 kategori yang ada. Di bagian Kategori Analisis Topografi hanya dimiliki oleh web Jakarta Selatan sedangkan web DKI Jakarta dan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Demografi dimiliki oleh  web DKI Jakarta dan web Jakarta Pusat sedangkan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Cuaca dan Iklim hanya dimiliki oleh  web DKI Jakarta sedangkan web Jakarta Selatan dan web Jakarta Pusat tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Sosial dan Ekonomi dimiliki oleh  ke tiga web diatas. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Budaya dari Daerah bersangkutan dimiliki oleh  web DKI Jakarta dan web Jakarta Pusat sedangkan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis Ada informasi berupa numeris / statistik dan harus mencantumkan nama instansi dari sumber datanya hanya dimiliki oleh web Jakarta Pusat sedangkan web DKI Jakarta dan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Pada Unit Analisis Peta Wilayah dan Sumberdaya web DKI Jakarta memiliki semua kategori yang ada. Di bagian Kategori Analisis Peta Wilayah dimiliki oleh web DKI Jakarta dan web Jakarta Pusat sedangkan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Selajutnya di bagian Kategori Analisis bentuk Peta Sumberdaya hanya dimiliki oleh  web DKI Jakarta sedangkan web Jakarta Selatan dan web Jakarta Pusat tidak memilikinya. Pada Unit Analisis Peraturan/Kebijakan Daerah web DKI Jakarta dan web Jakarta Selatan memiliki kategori yang ada sedangkan web Jakarta Selatan tidak memilikinya. Dimana Kategori Analisisnya berupa Peraturan Daerah (Perda) yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah bersangkutan. Pada Unit Analisis terakhir yaitu Buku Tamu web Jakarta Selatan memiliki semua kategori yang ada. Di bagian Kategori Analisis Buku Tamu dimiliki oleh web Dki Jakarta dan web Jakarta Selatan sedangkan web Jakarta Pusat tidak memilikinya. Selanjutnya bagian  Kategori Analisis Forum dimiliki web Jakarta Selatan dan web Jakarta Pusat sedangkan web DKI Jakarta tidak memilikinya.



Unit Analisis E-Government dan Kategorisasi  DKI Jakarta, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan
No.
Unit Analisis
Bobot Nilai
Kategori
Bobot Nilai
Nilai Total DKI Jakarta (%)
Nilai Total Jakarta Pusat (%)
Nilai Total Jakarta Selatan (%)
1
Informasi Menu Utama dlm WebSite
25%
Potensi daerah
Komoditas Utama
Kualitas SDM
40%

30%

30%
74
73
65
2
Informasi tambahan
dalam fasiltias website
20%
Tahap I
Tahap II
Tahap III
20%
30%
50%
90
80
80
3
Penyediaan
Hubungan
15%
G2C
G2B
G2G
40%
30%
30%
84
83
72.5
4
Aksesibilitas
10%
< 10 detik
10 – 30 detik
> 30 detik
100%
70%
50%
100
100
70
5
Design
10%
Animasi
Grafis
Teks lengkap
30%
30%
40%
86
80
90
6
Jumlah tingkatan
Informasi
20%
1 Tingkat
2 Tingkat
3 Tingkat
4 Tingkat
25%
25%
25%
25%
87,5
76
85
Total
85,20
79,90
76.125

Untuk bagian informasi Menu utama dalam website menunjukkan bahwa provinsi DKI Jakarta memiliki presentasi yang lebih tinggi yaitu 74%, sedangkan Jakarta Pusat 73% dan Jakarta Selatan 65%. Untuk bagian Informasi tambahan dalam fasilitas website menunjukkan bahwa provinsi DKI Jakarta memiliki nilai 90% lebih baik di bandingkan dengan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan yang memiliki nilai sama-sama 80%. Untuk bagian Penyediaan Hubungan menunjukkan bahwa DKI Jakarta memiliki nilai 84% lebih baik dari pada Jakarta Pusat dengan nilai 83% dan Jakarta Selatan dengan nilai 72.5%. Untuk bagian Aksesbilitas DKI Jakarta dan Jakarta Pusat relative sama dalam mengaksesnya dengan nilai 100% sedangkan Jakarta Selatan 70%. Untuk Design menunjukkan bahwa Jakarta Selatan memiliki tampilan yang menarik sehingga memiliki nilai 90% lebih baik dibandingkan dengan DKI Jakarta dengan nilai 86% dan Jakarta Pusat dengan nilai 80%. Untuk bagian Jumlah Tingkat Informasi menunjukkan bahwa DKI Jakarta dengan nilai 87,5% lebih baik dari pada Jakarta Selatan dengan nilai 85% dan Jakarta Pusat 76%. Dari total keseluruhan DKI Jakarta memiliki penilaian terbaik dengan nilai 85,20%, sedangkan Jakarta Pusat memiliki nilai 79,90% dan Jakarta Selatan memiliki nilai 76.125%.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Pendek untuk Anak "Abu Nawas Mau Terbang"

Penduduk di suatu kota di salah satu negara di timur tengah sedang gempar. Pasalnya Abu Nawas mengatakan bahwa dirinya mau terbang. Hal itu tentu membuat sebagian orang percaya, tapi sebagian lagi tidak. Berita tersebut cepat sekali menyebar hingga sampai ke telinga Raja. Untuk memastikan kebenaran berita tersebut, Raja kemudian memanggil Abu Nawas. Setelah sampai di istana, Raja pun berkata pad Abu Nawas, “Apakah benar kau mau terbang, Abu? Berita kau mau terbang sangat heboh, bahkan hingga ke luar negeri.” Dengan lugas ia menajwab dan mengatakan memang dia mau terbang. Lalu Raja menyuruh para prajurit untuk mengumumkannya kepada rakyat. Apabila Abu Nawas terbukti berbohong, maka ia akan dihukum mati. Keesokan harinya, semua warga berkumpul ingin menyaksikan Abu Nawas terbang. Ia kemudian naik ke atas bangunan paling tinggi. Sesampainya di atap, ia mengepak-ngepakkan tangannya seperti mau terbang. Penduduk pun mulai jengkel karena Abu tidak terbang seperti apa yang merek...

Cerita Pendek untuk Anak "Dheda dan Lima Butir Kentang"

Dahulu di tanah Jawa, hiduplah seorang pencari kayu bakar bernama Dheda. Dia bersama istri dan ketiga anaknya hidup sangat sederhana. Gubuknya juga sangat sederhana dan terletak di pinggir hutan. Saat itu sedang musim hujan. Sudah seminggu hujun turun tak kunjung berhenti dan hal ini membuat Dheda bersusah hati. Pasalnya, ia tidak bisa mencari kayu bakar dan ia tidak bisa mendapatkan uang untuk makan keluarganya. Dengan resah kemudian istrinya berkata, “Suamiku, persediaan makanan sudah sangat menipis. Kita hanya punya lima butir kentang dan itu pun tak cukup untuk makan kita sekeluarga.” “Aku tahu, tolong bersabarlah sedikit lagi. Semoga besok tidak hujan dan aku bisa pergi ke hutan mencari kayu. Sisa kentang itu biarlah untuk anak-anak saja,” jawab Dheda. Sore itu, ada seorang pengemis yang kedinginan dan kelaparan mengetuk rumah Dheda. Pengemis itu terlihat kelaparan dan ia pun tidak tega. Akhirnya ia memberikan lima butir kentang supaya bisa dimakan si pengemis. Penge...

ANALISA WEBSITE LAZADA INDONESIA

TUGAS MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI ‘Analisa Website Pada Perusahaan Lazada Indonesia’ Disusun Oleh : Nur Asmawati Fajriani Azis (15115171) Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informatika Jurusan Sistem Informasi UNIVERSITAS GUNADARMA KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah dan karunia-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Penulisan makalah ini tentang “Analisa Website Pada Perusahaan Lazada Indonesia (www.lazada.co.id) ” yang merupakan tugas individu dari mata kuliah Manajemen Layanan Sistem Informasi yang diajarkan oleh Ibu Yuli Maharetta Arianti pada semester 4 pada Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informatika Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma. Keberhasilan ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada Ibu Yuli Maharetta Arianti selaku dosen ...