Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang
kekuasaannya diatur oleh pemerintah dan memiliki suatu sistem atau aturan yang
berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut. Unsur dari suatu negara yaitu
adanya wilayah/daerah, adanya pengakuan dari negara lain, adanya pemerintah
yang berdaulat dan adanya penduduk. Penduduk atau sekumpulan orang-orang yang
menempati suatu negara/wilayah/daerah yang telah diakui secara resmi oleh suatu
negara disebut dengan Warga Negara. Dalam warga negara terdapat 2 asas, yaitu
Asas Ius Soli dan Ius Sanguinis. Asas Ius Soli adalah asas pemberian kewarganegaraan
berdasarkan tempat kelahiran. Contoh negara yang menganut asas ini adalah Argentina,
Brazil, Jamaika, Kanada, Mexico, dan Amerika Serikat. Sedangkan, Asas Ius
Sanguinis adalah asas pemberian kewarganegaraan berdasarkan keturunan dari
orangtuanya. Contoh negara yang menganut asas ini adalah China, Jerman, India,
Jepang dan Malaysia. Warga Negara pun memiliki hak dan kewajiban masing-masing
yang harus dilakukan agar tercapainya tujuan negara tersebut. Hak dan kewajiban
warga negara Indonesia pun sudah jelas diatur dalam Undang Undang Dasar 1945
pada pasal 27 - pasal 34.
Dikisahkan ada sebuah keluarga kambing yang hidup di hutan. Pada suatu ketika, ibu kambing akan pergi ke suatu tempat dan berpesan kepada anaknya untuk tidak membuka pintu untuk orang lain. Ibu kambing mengajari anaknya sebuah lagu agar si anak tidak salah mengenali. Jika ibu yang datang maka didepan pintu akan ada yang menyanyikan lagu tersebut. Tanpa mereka sangka, ada seekor serigala yang ikut mendengarkannya. Sesaat setelah ibu kambing pergi, datanglah seekor serigala yang lapar itu. Ia berdiri di depan pintu kemudian menyanyikan lagu yang ibu kambing tadi ajarkan. Anak kambing merasa aneh dengan kejadian ini. Ia pun membatin bahwa tidak mungkin ibunya yang baru saja pergi tapi tiba-tiba kembali. Suara yang ia dengarkan pun berbeda dari suara ibunya. Ia merasa bimbang mau membukakan pintu atau tidak. Di tengah kebimbangannya, anak kambing memutuskan untuk mengintip lewat celah kecil di bawah pintu. Betapa terkejutnya ia ketika tahu bahwa yang ia lihat bukan sepasang kaki ...
Komentar
Posting Komentar